Ini upaya terakhirku agar berguna untukmu Sudah ku rayu semua teman kabutku Untuk bersatu menjadi air Agar berguna untukmu Rupanya mereka lebih memilih menjadi kabut Hingga bisa melayang Memang aku bukan perayu Aku tak mampu menjadi perayu Hanya sunggingan yang selalu kudapat Jika ku utarakan maksudku pada teman kabutku Aku ingin mempersembahkan diriku untukmu daunku Aku ingin memiliki arti untukmu cintaku Meskipun hanya setetes Jangan kau siakan pengorbananku
Read More......My Note
About Me
Recent Post
Excellent Youth
Nenkna Uupss
Dekna Uupss
Upiee
Mak Pajah
Mama Evenexcthree
Menyun Kwekz
Cacha Chayya
Ulul Charming
Junjun Junior
Kak Poetri Terindah
Memey Alfa
Nikimita :D
Rega gaga
Chipa Cemplukz
Mbak Sulek
Regina Gutawa
Nayya Cute
Bhebe’ Indhory
Bu’ Dara Cute
Arninda San
Alpindang ^_^
Mbak Haha
Nenk Chizbie Phikrie
Mas Ika’ Cool
Ibu Qta Bu Patem
Papa Resya San
Best Cheerz ^^V
Nenek Nelii
Senin, 24 Desember 2012
Karena Kamu Cuma SATU :)
Kau yang paling setia, kau yang teristimewa Kau yang aku cinta, cuma engkau saja Dari semua pria aku yang juara Dari semua wanita kau yang paling sejiwa Denganmu semua air mata menjadi tawa suara ria Akankah kau selalu ada menemani dalam suka duka Denganmu aku bahagia, denganmu semua ceria Janganlah kau berpaling dariku karena kamu cuma satu untukku Kau satu-satunya dan tak ada dua Apalagi tiga, cuma engkau saja Denganmu semua air mata menjadi tawa suara ria Akankah kau selalu ada menemani dalam suka duka Denganmu aku bahagia, denganmu semua ceria Janganlah kau berpaling dariku karena kamu cuma satu untukku Kau satu-satunya dan tak ada dua Apalagi tiga, cuma engkau saja Dari semua pria aku yang juara (aku yang juara) Dari semua wanita kau yang paling sejiwa Denganmu semua air mata menjadi tawa suara ria Akankah kau selalu ada menemani dalam suka duka Denganmu aku bahagia, denganmu semua ceria Janganlah kau berpaling dariku karena kamu cuma satu untukku
Read More......Sabtu, 17 Maret 2012
Remembering her, my beloved grandmom
Disuatu masa hiduplah seorang nenek dan cucu perempuannya. Setiap hari sang nenek selalu menceritakan berbagai dongeng kepada si cucu. Mulai dari kisah putri cantik yang sengsara hingga cerita kepahlawanan yang membanggakan.
Cucunya sangat menyukai setiap dongeng yang dibawakan sang nenek. Nenek yang buta huruf selalu membawakan beragam kisah dengan sangat persuasif. Banyak hal yang ditanamkan sang nenek kepada cucunya tentang cinta kepada sesama, moral yang baik, perjuangan dalam hidup hingga toleransi beragama. Setiap kisah membawa hikmah tersendiri yang membekas dihati cucu tercinta.
Tanpa disadari oleh neneknya, sang cucu mulai terinspirasi dengan kisah - kisah yang ada dalam dongeng itu. Hingga ia pun menulis sebuah kisah berjudul "Kura - kura dan sebuah batu " ... ya kisah itu tercipta dari sebuah proses kreatif sang cucu setelah sekian lama berinteraksi dengan banyak dongeng sang nenek.
Semakin dewasa cucu tercinta, semakin banyak kisah yang ditulisnya ... kini bukan hanya dongeng semata, ia pun mulai menulis tentang roman, artikel, cerpen, dll. Semua itu adalah karena dongeng - dongeng sang nenek yang tak mungkin bisa terhapus dari benaknya.
Hingga puluhan tahun berlalu ... nenek itu semakin rentan tak sekuat dulu dalam aktivitas fisiknya .. tubuh tuanya semakin ringkih dan menuntut untuk istirahat ...
Sedangkan sang cucu, telah tumbuh menjadi wanita dewasa ... ia terkenal dengan ide - ide kreatifnya ... tidak jarang ia disebut sebagai 'wanita dengan banyak mimpi' . Apa saja mimpinya .. yang semula dianggap aneh oleh orang ternyata dapat mewujud ditangannya ...
Tanpa disadari oleh sang nenek apa yang ada pada cucunya adalah sebuah wujud nyata dari dongeng dimasa kecil.
Apakah sang nenek masih mendongeng ??? Tentu ia tetap mendongeng meski tubuhnya tak sesegar dulu ... kisahnya tetap asik dan renyah ... seperti tak pernah basi ... sang cucu pun selalu merindukannya ...
Hingga disuatu malam yang hening ... sang cucu tergugu mendapati kabar bahwa sang nenek telah tiada. Bibirnya bungkam, tubuhnya kaku, hatinya pedih ... ia begitu kehilangan sang nenek. Orang yang paling menyayanginya selama ini.
Dihadapan tubuh sang nenek yang telah tak bernyawa .. ia melafadzkan doa, merangkai sejuta pinta agar Allah memberikan kelapangan, cahaya dan tempat terbaik di sisi-Nya.
Dalam sujud yang panjang, air matanya menetes tak henti. Hanya dihadapan Sang Kekasih saja ia bisa menumpahkan segala pedih ... tidak dihadapan manusia. Karena ia telah berjanji pada sang nenek untuk tegar melepas kepergiannya.
" Ya Allah aku titipkan dia padamu ... Ia berasal darimu dan telah kembali padamu ... pertemukan kami kembali Ya Rabb di surga yang abadi. Izinkanlah aku menjadi saksi kebaikan untuknya diakhirat nanti. Jadikanlah segala kebaikannya padaku didunia ini sebagai pemberat timbangan kebaikannya. Aku menitipkan ia padamu duhai Pemilik Jiwa ... "
Selamat jalan wanita pendongeng ... meski engkau telah tiada, kisahmu akan tetap melantun indah sepanjang massa. Love you umi.
Memang hanya sebuah tulisan
Aku sangat suka menulis
Dari kecil aku mulai menulis
Tentang apa saja, di tembok atau di buku
Entah menarik atau tidak bagiku selalu baru
Seringkali aku kehabisan kertas dan tinta
Bahkan, tidak jarang aku tak mampu bercerita
Tapi aku tak pernah putus asa
Aku selalu mencoba, mencoba dan mencoba
Banyak orang kerdil yang menganggap penulis nista
Karena ia hidup hanya dengan khayalan dan cerita
Tapi aku kira ini sungguh istimewa
Kau dapat mengendalikan dunia hanya dengan sebuah pena
Ini hanya sebuah tulisan
Yang terbentuk dari goresan-goresan
Ini hanya sebuah tulisan
Yang tidak ada intrik ataupun perebutan kekuasaan
Tidak banyak orang yang sudi membaca tulisanku
Namun aku tak pernah ragu
Disana ... setidaknya ada mereka
Yang senantiasa rela meluangkan waktu untuk membaca
Meskipun, aku tak pernah tahu siapa mereka
Sepucuk Surat untuk Langit
Dear Langit,
Seandainya aku punya hati seluas dirimu pasti tak akan terasa sempit dan menghimpit beban ini. Egoiskah aku, jika aku memilih untuk tidak mau diperbeduk siapa pun, kecuali Tuhanku ? Egoiskah aku, jika aku membela apa saja yang menjadi hakku ?
Setelah semua upayaku … aku mendapatkan ganjaran yang begitu manis. Sangat manis. Sehingga aku tak mampu lagi merasakan apa itu indahnya rasa. Legitnya dihargai dan pentingnya ucapan terimakasih.
Langit, seandainya aku bisa memilih … ingin sekali aku pergi meninggalkan tempat ini. Memilih sendiri jalan hidupku. Meraih semua mimpiku.
Langit, seandainya aku bisa egois … aku ingin sekali meninggalkan semua ini … hanya mencari kehidupan yang aku ingini. Bersamamu ada diangkasa raya. Inginku untuk terbang melintasi bumi. Memenuhi paru – paruku dengan jernih oksigen. Sehingga dengan sejuknya aku bisa bernafas lega, berpikir jernih dan selalu bahagia. Seandainya …
Tapi, hidup ini adalah realitas. Apa realitas yang aku dapati ? Aku adalah seorang perempuan yang terjebak dalam heksagonal laki – laki. Seorang muda yang harus rela dibodoh-bodohi si tua renta. Aku punya kekuatan tapi aku tidak boleh melawan. Aku sungguh ingin memelukmu … Langit.
Aku pernah mendengar sebuah kisah yang indah … dimana selalu ada akhir bahagia. Kisah tentang hidup dan perjuangan. Kisah tentang harapan dan pengorbanan. Semua selalu berakhir penuh senyum, terlukis manis direlung jiwa. Mungkinkah episode ini akan aku lalui dengan senyum indah ???
Rabu, 07 Maret 2012
Muhasabah Cinta
Wahai... Pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dariMu
Kupasrahkan semua padaMu
Tuhan... Baru ku sadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini kuharapkan cintaMu
Kata-kata cinta terucap indah
Mengalun berzikir di kidung doaku
Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya ilahi....
Muhasabah cintaku...
Tuhan... Kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku denganMu
Rabu, 29 Februari 2012
someone :)
Buat seseorang yang padanya kutitipkan hatiku
Yang membakar embun di tiap pagiku
Menebar asap menembus relung-relung
Sesaki nafas dengan aroma fana
Baluti hari dengan kegundahan
Bukankah engkau yang merenggut rinduku?
Terdiam..
Rinduku terbang tak terpungut
Menari-nari, menawan, semerbak
Gejolak itu yang berputar di inderaku
Aura itu yang ada di kalbu
Dan sejuk itu yang jadi penghiburku
Inilah rinduku !
Buat seseorang yang padanya kutitipkan hatiku
~Deep inside my heart, i just wanna say i heart you.
....
Embun bersujud di sudut dedaunan
Kupu-kupu bercumbu di atas bunga
Selendang kabut berlapis dilekuk kesunyian
Tempatku menulis sajak bersama indah lamunan
Angin sepoi menghujam
Kurasa selisirnya sampai lunglai
Deret-deret nada oktaf yang terbaca
Seperti pengaduan hatiku
Menyelesaikan setiap sajak, cerita cinta
Kerling sejuta bintang mala mini
Terekam oleh makhluk malam
Rembulan berselinap diantara sajak kepasrahan
Dan mereka semua mampu pahami…
Tentu saja, Ayahku
Biduk di langit masih tertawa
Melihat aku yang tetap bercumbu dengan lamunan
Mencetus satu inspirasi, menggamit kembali memori
Terekam baik satu kata itu
Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu
Kata itu hampir tak pernah ku utarakan
Sosok yang hadirnya bagai matahari
Yang hanya menyapa saat ku terbangun
Lalu meninggalkanku saat malam menepisku..
Aku sangat merindunya..
Dan ku tau..
Lebih dari dalamnya laut dan luasnya langit, begitulah ayahku mengurai waktu
Meneteskan keringat dan rindunya untukku
Tak pernah lalai menjinjing pelangi
Lalu dengan sabar menguraikan warnanya satu persatu padaku.
Hingga ketegasan waktu menyita masa
Mengambil cerita, mengemasnya menjadi kenangan..
Waktu tak mau akrab denganku dan ayah
Namun di dalam buku gambarku tak pernah ada duka atau badai
Hanya sederet sketsa tentang aku, ayah, permaisuri cantiknya dan tawa yang selalu bersama
Entah bilamana kita pernah berbicara..
Entah bilamana kita pernah bergurau senda..
Aku menikmatinya tanpa rasa..
Ayah, terima kasih atas pahit getir yang kau tempuh untukku..
Salam kasih dari anakmu..
Sinta
~Karya Sendiri!
Kamis, 26 Mei 2011
Cinta ini = Rekayasa Dunia
Berangan, ada lagi motivator setelah Allah, Nabi Muhammad sampai diriku sendiri, ortu, my beloved teachers dan orang-orang terkasih. Akan sempurna sudah. Yang satu pergi, tumbuh berjuta-juta kalo aku bilang. :D
Mungkin hadirnya tak terduga. Tak tahu bagaimana bisa? Apalagi sampai bisa sedekat ini. Huuuft. Gara-gara rekayasa itu. Aku ingin mengelabuhi semua orang yang meresahkan hidupku. (hahaha lebai), tapi kena batunya juga deh akhirnya. Alamak. Aku dan dia jadi deket? Deket hanya sebatah deket. Itu yang ku mau. Aku sayang dia karena dia selalu bisa menenagkanku. Seperti sosok seorang kakak (yang baik hati,soale aku gak punya kakak). Tapi… It’s so complicated to explain more.
Seolah menghantamku, dia melontarkan berjuta kata yang tak sanggup ku jawab. Karena aku ini ingin berpegang teguh dengan prinsipku. Berkali-kali ku tekankan padanya. Aku tak bisa. Lain lagi, dia juga tidak nyata bagiku. Dia hanya bayangan dari sosok yang aku kenal dulu (walaupun kamu yang lebih baik prilakunya). Honestly, I love the way you are. Dan pernah ku bilang juga. Aku jatuh cinta lagi. Tapi bukan pada orang yang tepat. Aku ini hanya kagum pada insan yang ibaratnya di dunia perfilman itu cuma FIKTIIF. It’s really hard for me to decide what should I do! Yaah.. just take it easy. Semua karena cinta. Siapapun yang bermain api dengan cinta, maka dia juga harus siap saat percikan api itu lagi nakal. Berawal dari rekayasa, semua jadi seperti ini. Kadang, thinking of you every time. Tapi percuma, cinta ini emang bener buat rekayasa aja, bukan untukku, untukmu, untuk kita. Hatiku tak menyangkal pula, kau tetap jadi motivatorku yang baik. thanks vo all mas dick.!
Minggu, 28 November 2010
The first time when you said that you .....
Saat kau melantunkan lagu ini hanya untukku. Aku jatuh cinta pada tiap liriknya. Bukan jatuh cinta sama kamu. Hahahaha. Just kidding ^_^
”Berdiri ku disini hanya untukmu
Dan yakinkan ku untuk memilihmu
Dalam hati kecilku inginkan kamu
Berharap untuk dapat bersamamu
Aku kan ada untuk dirimu
Dan bertahan untukmu...
Terlukis indah raut wajahmu dalam benakku
Berikanku cinta terindah yang hanya untukku
Tertulis indah puisi cinta dalam hatiku
Dan aku yakin kau memanglah pilihan hatiku...”
Hahaha.. terima kasiih untuk cintamu.. :)
Andai saja..
Tapi tidak.. :(

